Kata-kata cinta santri ilmu nahwu
KATA-KATA CINTA SANTRI
ILMU NAHWU
Setiap orang itu pasti memiliki sebuah perasaan cinta dan sayang terkadang orang berani berbuat apapun untuk menyatakan perasaannya kepada orang yang ia cintai. Begitupun seorang santri tentunya memiliki suatu perasaan cinta kepada lawan jenisnya. Kata-kata gombalan santri itu memang jitu.hehehe santri itu memiliki imajinasi yang luar biasa sehingga apa yang ia lihat,ia dengar bisa dijadikan apapun yang ia sukai.
Dalam blog ini,saya akan berbagi mengenai kata-kata gombalan,bisa juga kata-kata cinta . Namun kata2 ini tidak seperti biasanya,karena saya membuat kata2 nya dihubungkan dengan ilmu nahwu.kok bisa..?? Ya bisa lah,apa sih yang gak bisa buat kamu hehehe...
Langsung aja kali ya,oh ya teman-teman juga boleh mengcopas nya, mudah2han bermanfaat menjadikan kita cinta kepada ilmu nahwu atau ilmu bahasa arab.aamiin,saya juga memberikan penjelasan terhadap kata katanya supaya dapat memahami isinya.
1.
Jadi ciri isim ada 5,salah satunya tanwin,tanwin juga dibagi empat ada tanwin tankir,tamkin,muqobalah,dan 'iwad.nah tanwin muqobalah itu hanya ada pada jamak muannas salim tidak ada pada yang lain.Artinya tanwin muqobalah itu tidak selingkuh hehe hanya ada di jamak muannas salim.
2.
Nah ,setiap mubtada pasti ada khobarnya, begitupun sebaliknya. dalam hubungan itu pasti tidak akan selalu mulus pasti ada tantangannya,misalnya jarak,keadaan,ataupun waktu. Bagi yang ingin menikah namun belum waktunya mungkin itu kendalanya atau penghalangnya.meskipun begitu ,hubungan itu akan selalu indah karena menuju pernikahan.
3.
Perubahan dalam suatu kalimat itu ada 2,ada yang mu'rob(berubah) dan ada yang mabni(tetap). Jadi,kata kata tersebut menjelaskan bahwa walaupun sikapnya itu suka berubah,kadang perhatian,kadang cuek,kadang menyenangkan dan lain lain tapi perasaan orang itu tetap cinta kepadanya walaupun sikapnya gak jelas.
4.
Jumlah mufidah itu nama lain dari kalam. Karena syarat kalam itu salah satunya harus mufid,harus memberi faidah,memberi penerangan atau jelas.sedangkan kalau kalimat tidak memberikan suatu kejelasan maka itu jumlah ghoir mufidah. Ok,contoh jumlah mufidah :قَامَ زَيْدٌ artinya berdiri zaed. Ini disebut kalam karena memberi penjelasan bahwa zaed sedang berdiri. Makannya dalam soal cinta juga harus jelas apakah mau diteruskan ke pelaminan atau putus..owww
5.
Musyarakah(مشاركة) artinya berbarengan. Benerkan dalam cinta itu harus dilakukan bareng2,mau sedih bahagia gelisah harus dilakukan bersama sama jangan sampai lagi bahagianya aja dideketin eh pas sedih malah ninggalin aduh parah..dalam persahabatan juga harus seperti itu harus selalu bersama sama.
6.
Dalam suatu kalimat itu pasti ada fi'il dan fa'il sedangkan maf'ul bih itu kadang2. Nah jadi ada yang mencintai dia,siapa yang mencintai dia itu..ialah aku..seperti itu.
7.
Badal itu artinya Pengganti. Nah badal itu ada 4.ada badal kul minal kul,badal ba'di minal kul,terus badal gholat,dan badal isti'mal. Badal ba'di minal kul itu badal(pengganti)dari sebagian badal itu.contoh أركان الايمان ستة أن تؤمن باللّه
Nah أن تؤمن itu badal badi minal kul pengganti sebagian dari ستة.
Maksud dari kata kata itu bahwa dirinya ingin menjadi sebagian dari hidup orang yang dicintainya..wowww
8.
Jadi sebab atau amil yang menjadikan rofanya khobar itu adalah mubtada sedangkan rofanya mubtada itu adalah ibtida. Dirinya bahagia itu karena dibahagiakan atau selalu bahagia jika dirinya bersama orang yang dicintainya selalu bersama sama dalam keadaan suka maupun duka.
9.
Seperti yang sudah dijelaskan tadi bahwa badal itu artinya pengganti, dirinya tidak ingin digantikan oleh orang lain untuk mengisi kehidupan orang yang dicintainya.ia ingin satu satunya orang yang ada dalam hidupnya.
10.
Jadi,kalimah isim di irob nya ada 4,yaitu irob rofa,nashab dan khofad. Dikarenakan irob rofa dan nashab itu ada juga dalam fiil sedangkan khofad itu hanya ada dalam kalimah isim maka dari itu yang tentu ada dalam kalimah isim adalah irob khofad.
Org yg berkata itu juga sama ingin menjadi satu satunya yang dicintai oleh orang yang dicintainya.
11.
Mudhof+mudhof ilah=idofat
Contoh : باب ساج artinya pintu jati..باب itu mudhof dan ساج itu mudhof ilahnya..jika digabungkan(idofat)menjadi pintu jati atau pintu dari jati. Nah,aku+kamu=kita(nikah)..seperti itu hehe
12.
Sudah dijelaskan tadi bahwa kalimah isim itu irobnya hanya 3. Jazm itu hanya ada pada kalimah fiil.maka tidak mungkin jazm bisa masuk ke kalimah isim. Jadi meninggalkan org yang dicintai itu rasanya tidak mungkin.
13.
Jadi perubahan kalimat itu ada 2,ada yang berubah dalam lafadnya ada juga berubah dalam taqdirnya. Contoh dalam lafadnya زيدٌ،زيدً،زيدٍ kelihatan berubahnya sedangkan kalau dalam taqdirnya conto جاء فتًى،رايت فتًى apapun amilnya tetap akan seperti itu dalam lafadnya,tapi dalam taqdirnya itu sebenarnya berubah yakni جاء فتَيٌ،رايت فتَيً.
Sikap orang itu memang tidak berubah tetap lucu,perhatian tapi hatinya berbeda hatinya tidak cinta kepadanya..oww sakit
14.
Taukid menurut bahasa yaitu menguatkan. Badal artinya pengganti
Jadi apakah dirinya harus memakai mahar supaya org yg dicintainya percaya bahwa dia memang cinta supaya dirinya tidak digantikan oleh orang lain.
15.
Jar:yang mengkasrohkan majrur:yang dikasrohkan
Jar majrur itu pasti selalu bergandengan tidak ada yang memisahkan. Contoh : من البيتِ artinya dari rumah. من itu haraf jar dan البيت itu maajrur nya. Jadi ia ingin dirinya selalu bersama sama dengan orang yang dicintainya.
Mungkin,sampai disitu teman teman santri .. mudah2han bermanfaat dan dijadikan sebagai motivasi agar selamanya menjadi seorang santri dan cinta jurumiah ataupun ilmu nahwu.
Sering2berkunjung nya ke blog ini heheh
- Wassalamu'alaikum















Comments
Post a Comment